Ipar RM Diperiksa, KejatiLacak Pembelian Moge

TRANSFORMASINEWS.COM, BENGKULU. Adik Lily Martiani Maddari atau adik ipar Gubernur Bengkulu (nonaktif) Ridwan Mukti, Rico Kaddafi kembali diperiksa Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, kemarin. Pemeriksaan ini terkait nyanyian Lie End Jun Kuasa Direktur PT. Gamely Alam Sakti Kharisma (GASaK) yang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Jalan di Pulau Enggano Tahun Anggaran (TA) 2016.

Diduga Rico menerima uang senilai Rp 500 juta dari Lie End Jun untuk uang membeli satu unit motor
gede (moge) jenis Harley Davidson. Namun sama seperti pemeriksaan Juni 2017, kepada penyidik kemarin Rico tetap membantah menerima aliran dari dari Lie End Jun.

Untuk melacak sumber uang dan peruntukan pembelian moge ini, penyidik Kejati tidak berhenti sampai
di situ saja. Rencananya, Kamis (7/12) pagi Rico kembali diperiksa lanjutan. Serta diminta untuk
membawa fakture pembelian sepeda motor Harley Davidson.

‘’Sudah dijadwalkan lagi Kamis nanti sekalian diminta untuk membawa facture bukti pembelian motor,’’
kata Kajati Bengkulu Baginda Polin Lumban Gaol, SH melalui Kasi Penkum Ahmad Fuadi, SH, MH kepada Wartawan.

Fuadi menegaskan, uang Rp 500 juta diduga berasal dari Lie End Jun membeli moge sebagai hadiah ulang tahun RM saat masih aktif. “Itu dari pengakuan Lie End Jun pada pameriksaan awal dulu. Makanya kita dalami,” kata Fuadi.

Rico yang menjalani pemeriksaan untuk kedua kalinya ini diperiksa selama 2 jam, mulai pukul 08.00 WIB
hingga pukul 10.00 WIB. Selain Rico, penyidik juga memeriksaa satu orang saksi lainnya yaitu Plt Sekda
Provinsi Bengkulu, Gotri Suyanto.

‘’Hari ini (kemarin, red) memang kita memeriksaan 2 orang saksi, yaitu Rico dan Plt Sekda Provinsi (Gotri,
red),’’ terang Fuadi.

Dijelaskan Fuadi, untuk Gotri sendiri, pemanggilan dilakukan guna memberikan keterangan tambahan
sebagai saksi untuk seluruh tersangka yang sudah ditetapkan penyidik. Salah satunya terkait selaku
dirinya yang menjabat sebagai Kabid Fisik Bappeda Provinsi saat proyek jalan Enggano berlangsung.

Sementara itu, Gotri yang saat datang ke Kejati Bengkulu dan sempat dimintai keterangan tidak banyak
berkomentar. Dirinya hanya mengakui memang datang sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi
pembangunan jalan di Pulau Enggano tahun 2016. ‘’Cuma memberikan keterangan tambahan saja,’’
singkat Gotri.

Sekadar mengingatkan, sebelumnya Rico sudah pernah diperiksa 5 Juni 2017. Dimana dalam
pemeriksaan tersebut, Rico memang membantah menerima uang dari Lie End Jun. Dimana Lie End Jun
mengatakan uang tersebut untuk dibelikan motor sebagai hadiah ulang tahun kepada RM saat masih
menjadi gubernur aktif.

Namun pertemuan yang disebutkan Lie End Jun, diakui memang terjadi oleh Rico waktu itu. Hanya saja,
menurut Rico waktu itu, dia (Rico, red) ke Jakarta bersama istri dan anaknya dalam rangka liburan. Lalu
memang ketemu dengan Lie End Jun karena Lie End Jun yang menelpon duluan. Tapi pertemuan tersebut hanya ngopi dan ngbrol lebih kurang sepuluh menit dan tidak ada pemberian seperti yang disebutkan Lie End Jun.

Sumber: harianrakyatbengkulu.com (dtk)

Posted by: Admin Transformasinews.com