Di Bawah Pimpinan Gubernur Alex Noerdin Aset Provinsi Sumsel Menyusut, Aneh Ga Sih?

TRANSFORMASINEWSCOM, JAKARTA. Pada tahun 2015, aset tetap Provinsi Sumsel mengalami akumulasi penyusutan aset sampai sebesar Rp.7.008.190.971.524.

Berarti aset tetap Provinsi yang dikenal dengan makanan pempek Palembang ini tinggal sebesar Rp.10.109.950.803.387 dari nilai perolehan aset sebesar Rp.17.118.141.774.911.

Berdasarkan data yang masuk ke Klikanggaran.com rincian aset tetap yang mengalami akumulasi penyusutan seperti peralatan dan mesin. Mengalami penyusutan sebesar Rp.685.971.954.416 dari nilai perolehan aset sebesar Rp.1.046.611.853.198. Dan, nilai aset dalam buku tinggal sebesar Rp.306.639.898.782.

Kemudian aset dalam bentuk gedung dan bangunan, mengalami akumulasi penyusutan sebesar Rp.227.295.708.526 dari nilai perolehan aset sebesar Rp.2.152.733.208.523. Dan, nilai aset dalam buku tinggal sebesar Rp.1.925.437.499.997.

Sedangkan aset tetap dalam bentuk jalan, irigasi, dan jaringan, mengalami akumulasi penyusutan sebesar Rp.6.094.767.706.582 dari nilai perolehan aset sebesar Rp10.880.384.179.090.

Tingginya akumulasi penyusutan aset sampai sebesar Rp. 7 triliun tersebut, tentu saja menimbulkan tanda tanya. Bisa saja publik menilai, hal tersebut memperlihatkan ketidakmampuan Gubernur Alex Noerdin dan Wakil Gubernur Ishak Mekki dalam pengelolaan aset milik daerah ini.

Jadi, adanya penyusutan aset dianggap hal biasa dan diabaikan saja. Padahal, penyusutan aset ini sangat merugikan Provinsi Sumsel.

Untuk kondisi tersebut di atas, publik meminta kepada Kejati Sumsel agar segera melakukan penyelidikan atas terjadinya penyusutan aset milik negara ini.

Karena pada penyusutan aset seperti ini, menimbulkan dugaan, disebabkan oleh korupsi dengan cara mengambilalih aset jadi milik pribadi. Atau, aset itu jadi berkurang disebabkan usianya menua.

Jadi agar semua menjadi jelas dan terang benderang, dimohon segera panggil pejabat tinggi Provinsi Sumsel seperti Gubernur Alex Noerdin dan Wakil Gubernur Ishak Mekki, ke kantor Kejaksaan untuk diperiksa dan dimintai keterangan.

Kejati Sumsel jangan lupa, jangankan aset milik daerah, Dana Bansos tahun 2013 saja bisa menyimpang di Provinsi Pempek Palembang ini.

Sumber:Klikanggaran

Posted by: Admin Transformasinews.com