Raih 55 Ribu Suara, Melenggang Jadi Orang Nomor Satu di PALI?

TRANSFORMASINEWS.COM, PALI

Kurang dari tiga pekan lagi, perhelatan Pilkada PALI 2020 akan digelar. Dimana, ada dua Paslon yang saat ini tengah berlomba untuk mendapatkan simpati masyarakat PALI. Kedua kompetiter tersebut, yakni Paslon nomor urut 1, Devi Haryanto SH MH-H Darmadi Suhaimi SH, (Jargon Perubahan), dan Paslon nomor urut 2, Ir H Heri Amalindo-Drs H Soemarjono (Jargon Lanjutkan).

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada PALI 2020

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) telah menetapkan jumlah DPT untuk Pilkada PALI 2020, yakni sebanyak 129.849 pemilih dari total 71 desa/kelurahan. Adapun jumlah TPS sebanyak 408.

DPT tersebut merupakan acuan bagi KPU dalam melakukan pencetakan surat suara yang akan digunakan pada 9 Desember nanti.

Pada hajatan kontestasi Pilkada kali kedua bagi masyarakat di Bumi Serepat Serasan ini, tak tanggung-tanggung, KPU yang dengan anggaran Pilkada 40 M-nya menargetkan partisipasi pemilih mencapai 80%.

Back to historis pada Pilkada PALI 2015 yang lalu, partisipasi pemilih di PALI terkesan jeblok dan tak memuaskan, dimana partisipasi pemilih kurang dari 70% atau bertengger di 69%.

Target 77,5 % partisipasi pemilih terlalu tinggi

Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memberikan target partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak tahun 2020 sebesar 77,5 persen adalah terlalu tinggi.

“Target itu mungkin hanya ukuran Kemendagri, tapi kurang memperhitungkan kondisi masyarakat saat ini,” kata Jerry Massie kepada wartawan.

Jerry Massie mempertanyakan, apa pertimbangan dan indikatornya Kemendagri membuat target tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak di 270 daerah, pada 9 Desember 2020, sebesar 77,5 persen.

Jerry membandingkan dengan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak tahun 2018. Menurut dia, saat itu pemerintah membuat target tingkat partisipasi pemilih 75 persen, tapi realisasinya 73,24 persen. Sedangkan, pada pilkada serentak tahun 2017, realisasinya 74 persen.

“Itu artinya, target 75 persen belum tercapai, Kalau saat ini, targetnya dinaikkan menjadi 77,5 persen, maka sangat sulit dicapai,” katanya.

Menurut Jerry, target tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak tahun 2020 yang lebih rasional adalah, sekitar 60-70 persen.

Dari pemaparan di atas Transformasinews memprediksi, andai partisipasi mencapai 80%, maka Paslon yang mengantongi 55 ribu suara sah diprediksi akan melenggang memegang tampuk kekuasaan di Kabupaten PALI. Apalagi jika partisipasi pemilih di bawa 75%, maka akan semakin sedikit suara yang dibutuhkan untuk menjadi jawara!

About B. Suwarno

"Orang yang mengerti itu mudah untuk memaafkan" by B431

View all posts by B. Suwarno →