Bertahun-Tahun SDN 48 Tergenang Air, Dewa Minta Lurah Dan Camat Peka

Bertahun-Tahun SDN 48 Tergenang Air, Dewa Minta Lurah Dan Camat Peka
DOK.FOTO: RMOLSUMSEL

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG –  Bertahun-tahun siswa/siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 48 Palembang tidak dapat melaksanakan kegiatan upacara bendera dan kegiatan diluar sekolah seperti olahraga akibat genangan air yang tak kunjung surut.

Meski telah beberapa kali melaporkan kondisi sekolah, tidak ada tindakan yang diberikan Dinas Pendidikan Kota Palembang untuk membantu menyelesaikan persoalan genangan air yang terjadi.

Hal itupun membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa turun langsung untuk menyelesaikan persoalan genangan air di sekolah yang terletak tidak jauh dari Ajendam di Jl. Urip Sumahorjo, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur Dua Palembang.

“Bertahun-tahun sekolah ini tergenang air dan membuat siswa-siswi di sekolah tersebut tidak dapat beraktifitas diluar sekolah seperti melaksanakan upacara,” ungkapnya disela-sela tinjauannya, Selasa (5/11/19).

Usai melakukan tinjauan, Dewa meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang dapat segera melakukan tindakan dengan mencari tau apa penyebab genangan terjadi. 

“Saya tau ini dari sosmed dan menyayangkan tidak ada tindakan dari Dinas Pendidikan maupun pihak kelurahan. Ini musin kemarau, kalo musim hujan lebih parah lagi,” ungkapnya.

Dewa meminta ada kepekaan dari pihak Kecamatan maupu Kelurahan dalam memantau wilayahnya. Karena, Lurah dan Camat adalah kepanjangtanganan dari Walikota, Wakil Walikota dan Sekda.

“Wilayah Palembang ini luas, jadi Camat dan Lurah harus bisa membantu Walikota, Wakil Walikota maupun Sekda. Seperti persoalan sekolah ini bukan hanya tugas Dinas Pendidikan, pihak Kelurahan juga harus peka terhadap persoalan seperti itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari menyampaikan, persoalan genangan yang terjadi di SDN 48 dikarenakan adanya genangan pada salurah air, yang diakibatkan sampah ban bekas dari usaha tampal ban di Jl. Residen Abdul Rozak.

“Ini ada sumbatan karena ban bekas. Jadi salurah air tidak mengalir,” ungkapnya.

Bastari mengatakan, untuk saat ini pihaknya hanya dapat membersihkan salurah yang terseumbat. Kedepan akan ada perbaikan saluran air di sepanjang Jl. Residen Abdul Rozak.

“Saat ini kita perbaiki di sisi kiri dulu, untuk sisi kanan mulai dari RM Palapa sampai ke sinpang Sekojo akan diperbaiki tahun berikutnya,” tandasnya.

Sumber: http://www.rmolsumsel.com [sri]

Laporan: Raden Mohd. Solehin

Posted by: Admin