Beredar Dugaan Bunuh Diri, Eksekutor Satu Keluarga di Palembang Cukup Profesional

Satu keluarga di Palembang yang ditemukan tewas dengan luka tembak, Rabu (24/10/2018). Beredar dugaan keluarga ini bunuh diri, namun penyebab pasti kematian keempatnya masih diselidiki polisi. (foto: http://www.globalplanet.news/ist).

   TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG.Apakah itu pembunuhan atau diduga bunuh diri? Pelaku yang berinisiatif pertama kali, yang mengakibatkan satu keluarga tewas di Kompleks Villa Kebun Sirih, Bukit Sangkal Palembang, Sumsel merupakan orang yang cukup profesional dalam menggunakan senjata.

Hal itu patut diduga. Pasalnya, dengan empat korban tewas dan peluruh ditemukan di ruang tamu dan kamar, namun sejumlah warga sekitar mengaku tidak mendengar apa-apa, pada Selasa (23/10/2018) malam, diduga saat kejadian berlangsung.

Group WA Fokku/istimewa/net

Kasubdit Jatanras Polda Sumatera Selatan, AKBP Yoga Baskara menyatakan belum bisa memastikan penyebab keempat korban tewas, kendatipun ditemukan luka tembak.

“Motifn ya apa juga masih kami selidiki. Korban semua sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara. Semua turun baik itu Polresta Palembang maupun dari Polda Sumsel,” tutup Yoga.

Motifnya masih kami selidiki. Semua turun baik dari Polresta maupun dari Polda Sumsel.”

AKBP Yoga Baskara. 

“Tadi malam masih sempat ngobrol kok sama warga di sini. Makanya kita kaget dapat kabar mereka sekeluarga pagi ini ditemukan meninggal dengan ditembak,” terang seorang warga sekitar yang tidak ingin disebut namanya.

Group WA Fokku/istimewa/net

Warga menuturkan, selain dalam kondisi meninggal dunia, warga mengaku ada juga ditemukan 3 selongsong di rumah korban. Bahkan bercak darah di kamar pemilik rumah dan ruang tamu.

Adapun kondisi rumah korban yakni dua rumah yang dijadikan satu. Salah satunya terdiri dari dua lantai. Di depan rumah terdapat mobil mobilio warna merah marun.

Menurut informasi yang dihimpun saat ini, empat korban ditemukan pertama sekali oleh pembantu yang hendak bekerja. Lantaran kaget, pembantu tersebut teriak dan memberitahukan warga sekitar.

Seperti diketahui, warga di Jalan Said Toyib, Komplek Villa Kebun Sirih, Bukit Sangkal, Blok A 18 Palembang, Sumatera Selatan, gempar dengan ditemukannya satu keluarga tewas dengan luka tembak di kepala, Rabu (24/10/2018), pagi.

Group WA Fokku/istimewa/net

Korban tewas yakni Fransiscus (47), Margaretha (45), Rafel (18) dan Ketty (11). Seluruh korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk autopsi.

Beredar Dugaan Bunuh Diri

Beredar dugaan satu keluarga yang ditemukan tewas dengan luka tembak ini diduga bunuh diri. Sang kepala keluarga Fransiscus diduga bernisiatif mengajak anggota keluarganya untuk mengakhiri hidup.

Dugaan itu cukup menguat, karena pantauan di lokasi dan gambar yang telah beredar luas di grup whatsapp di Palembang, salah satu korban yakni kepala keluarga yang memiliki tato di lengan, masih memegang senjata api jenis laras pendek atau pistol.

Apa yang melatar belakangi dugaan bunuh diri ini? Atau ada motif lain yang mengakibatkan satu keluarga tewas? Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Sumber: globalplanet.news

Posted by: Admin Transformasinews.com