Awas!!!. Bahaya Covid-19, Wartawan Harus Jaga Jarak

Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar Dok.Foto: Tuntasonline.com

TRANSFORMASINEWS.COM, PALEMBANG – Menyikapi penyebaran Corona Virus Deases (Covid-19) di Provinsi Sumsel, pers menjadi bagian penting dalam memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat. Sehubungan dengan upaya pencegahan penularan virus berbahaya tersebut, Ketua PWI Sumsel Firdaus Komar didampingi Sekretaris Dwitri Kartini, sangat penting artinya penerapan disiplin atau kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

“Jangan sampai wartawan ikut tertular virus,” jelas Firdaus.

Memertimbangkan sudah ada pasien positif Covid- 19 di Provinsi Sumsel , serta mengingat pentingnya keselamatan wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik, maka Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumsel menyampaikan, dalam peliputan berita terkait Covid-19, mengimbau rekan-rekan wartawan harus tetap memperhatikan aspek keselamatan dan perlindungan diri. Contoh peliputan pasien Covid di rumah sakit usahakan mengikuti protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, cuci tangan.

Selanjutnya, dalam mengikuti jumpa pers atau konferensi pers, wartawan diharapkan tetap menjaga jarak satu sama lain agar terhindar dari penyebaran atau penularan virus corona. Usahakan menggunakan masker. Mengikuti jumpa pers dengan cara berkerumun sangat tidak aman bagi keselamatan wartawan.

Mengimbau kepada rekan-rekan wartawan dalam peliputan dan pemberitaan seputar Covid-19 agar tetap memegang teguh dan patuh kepada kode etik jurnalistik.

Selain itu mengimbau  kepada kepala daerah/wakil kepala daerah atau pejabat publik yang akan memberikan keterangan pers seputar Covid-19 kepada wartawan, sebaiknya dilengkapi siaran tertulis guna mendukung akurasi informasi atau menggunakan aplikasi.

Khusus kepala daerah/wakil kepala daerah yang mau menggelar konferensi pers atau mengundang wartawan untuk wawancara agar memperhatikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menyiapkan hand sanitizer, menggunakan masker. Bila jumpa pers dilakukan dalam ruangan, jaga jarak tempat duduk setiap orang yang terlibat dalam konferensi pers tersebut atau tidak perlu menggelar konpers dengan membagikan pers release.

PWI mengharapkan. kepada Gubernur melalui Kadis  Kesehatan agar dapat memfasilitasi rapid tes terhadap wartawan yang pernah terlibat peliputan di lokasi-lokasi yang menjadi riwayat perjalanan/menetap pasien positif Covid-19 di Sumsel. (Ril/SS/FK*)

Posted by: Admin